Pengaruh variasi alkali aktivator (Na2SiO3 dan NaOH) terhadap kuat tekan beton geopolimer
DOI:
https://doi.org/10.23960/rekrjits.v26i2.64Kata Kunci:
Alkali aktivator, beton geopolimer, kuat tekan, pengujian slump.Abstrak
Beton sebagai penghasil utama dalam pemanasan global, oleh karena itu untuk mengurangi penggunaan emisi CO2 dilakukan penelitian dengan menggunakan beton geopolimer. Penelitian ini melakukan analisis pengaruh variasi (NaOH dan Na2SiO3) terhadap uji kuat tekan beton geopolimer dan pengaruh aktivator pada fly ash sebagai bahan pengikat terhadap pengujian setting time untuk mengetahui nilai kuat tekan beton geopolimer serta hasil pengujian setting time pada fly ash. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan American Society for Testing and Materials (ASTM). Hasil pengujian kuat tekan beton geopolimer didapat nilai kuat tekan tertinggi yaitu pada BG 12-1 sebesar 15,02 Mpa. Dengan penggunaan alkali aktivator 12 M perbadingan 1:2 (Na2SiO3:NaOH). Untuk pengujian setting time waktu ikat tercepat diperoleh oleh beton geopolimer 12 M dengan perbandingan 1:2 dengan initial time 131 menit dan final time 180 menit. Hal ini menunjukkan bahwa kandungan NaOH yang lebih banyak itu lebih berpengaruh dibandingkan kandungan Na2SiO3 sebagai alkali aktivator yang ditunjukan dari nilai uji kuat tekan beton serta waktu ikat atau setting time .
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
